Kesetiaan hanya teruji dalam ketaatan


Ibrani 10:38-39

Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.”Ibrani 10:38.

Pernyataan ayat ini merupakan sebuah kebenaran yang disampaikan dengan sangat tegas oleh Firman Tuhan. Di dalamnya mengandung dua kebenaran utama yang perlu kita pahami dengan serius:

Orangku yang benar akan hidup oleh iman.Allah tidak berkenan kepada orang yang mengundurkan diri.

Pertanyaan pertama, siapakah yang Tuhan maksud dengan orangku yang benar tersebut?, Jawabannya adalah orang-orang yang menerima penebusan darah Kristus (10:9). Sehingga mereka tidak lagi berada di dalam hukuman, sebaliknya menjadi anggota keluarga Allah, dan memiliki tempat di dalam kekudusan Allah. Orang-orang yang seperti ini memiliki kehidupan yang unggul, dan berbeda dengan orang-orang yang tidak mengalami penebusan Kristus.

Pertanyaan ke dua, apakah orang yang sudah ditebus bisa mundur dari Tuhan?  Jawabannya BISA. Sebab semua orang memiliki kehendak bebas, apakah dia mau tetap tinggal bersama Allah atau tidak. Berbagai macam keadaan memungkinkan seseorang yang sudah dikuduskan tersebut undur dari Tuhan. Dalam Ibrani 10:32-36 dijelaskan tentang perjalanan hidup Kristen yang yang tidak terlepas dari penderitaan, baik karena tekanan dosa yang selalu menggoda kita, maupun keadaan sekitar kita yang membuat kita mengalami beban yang sangat berat.

Pada bagian ini (10:19-39) kita melihat, adanya solusi yang diberikan agar seseorang tetap menjadi orang yang benar dan tidak undur dari Tuhan.

Tetap memiliki kerinduan bersekutu dengan Tuhan dan saudara seiman (ay. 25).

Hal inilah yang menjadi kekuatan bagi oarng beriman untuk dapat bertahan. Persekutuan dengan Tuhan menguatkan imannya, dan persekutuan dengan orang percaya membuat dirinya juga dikuatkan, dinasehati, diberi contoh kebaikan dan juga belajar mempraktekkan Firman Tuhan.

Menghindar dari godaan dosa (ay 26).

Dosa membuat seseorang terlena. Manusia harus menghindar. Jika ia sudah tahu bahwa itu sesuatu yang tidak baik, maka harus menghindar, dan jangan dengan sengaja berbuat dosa. Oleh kekuatan Roh Kuduslah seseorang dimampukan untuk berkata TIDAK terhadap dosa.

Kita juga dapat melihat di dalam Alkitab contoh-contoh orang yang tetap menjadi orangnya Tuhan yang kudus, dan mereka diperkenan oleh Tuhan (Ibrani 11:1-40), diantara mereka adalah:

Abraham : sekalipun sampai usia tua tidak dikarunia anak, dan perjanjian Allah belum diterimanya, ia tetap percaya dan imannya tidak pernah goyah.Nuh: Dia tetap hidup benar diantara orang sezamannya yang memiliki kehidupan yang tidak berkenan kepada Tuhan.Daniel, Sadrakh, Mezakh, Abednego : Mereka tetap berkomitmen menyembah Tuhan di tengah-tengan ancaman kematian.

Semua dari tokoh iman tersebut tetap menempatkan dirinya sebagai orang kudusnya Tuhan, sekalipun dalam situasi yang sulit. Dampaknya adalah perkenanan Tuhan dan berkat Allah atas mereka.

Komentar

Postingan Populer